whatsapp

KESEHATAN

5 Fakta Penyakit Katarak yang Harus Anda Ketahui

BY PUTRI / 2 Aug 2022

5 Fakta Penyakit Katarak yang Harus Anda Ketahui

Angka kebutaan akibat katarak di Indonesia masih tinggi. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013 menunjukkan, 5 persen penduduk Indonesia mengalami katarak.  Hal ini ditegaskan pula oleh Ketua Pengurus Pusat Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) dr. Muhamad Sidik SpM(K) bahwa saat ini ada sekitar 1 juta orang penduduk Indonesia buta karena katarak.

Katarak adalah suatu penyakit ketika lensa mata menjadi keruh dan berawan. Pada umumnya, katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu. Namun, lama-kelamaan, katarak akan mengganggu penglihatan dan membuat pengidap merasa seperti melihat jendela berkabut, sulit menyetir, membaca, serta melakukan aktivitas sehari-hari. Penyakit mata ini merupakan penyebab kebutaan utama di dunia yang dapat diobati.

Dr Chua Wei Han, dokter mata di Rumah Sakit Mount Elizabeth, membagikan 5 fakta yang perlu Anda ketahui tentang katarak.

Fakta 1 : Katarak dapat dialami oleh semua usia

Kita biasanya mengaitkan katarak dengan penuaan. Meskipun penuaan memang merupakan salah satu faktor risiko, katarak dapat terjadi di semua usia. Faktor risiko lainnya adalah rabun jauh yang tinggi, riwayat trauma mata, diabetes, penggunaan obat steroid jangka panjang, merokok, obesitas, konsumsi alkohol berlebihan, tekanan darah tinggi, dan paparan sinar matahari yang terlalu banyak. Anda juga memiliko risiko jika ada riwayat katarak dalam keluarga.

Melakukan pemeriksaan mata secara teratur akan membantu untuk menyingkirkan adanya katarak serta kondisi mata yang berpotensi serius sejak dini agar dapat meminimalkan dampak jangka panjang pada penglihatan Anda.

Fakta 2 : Katarak adalah penyebab paling umum terjadinya kebutaan di dunia

Bahkan, kasus katarak di seluruh dunia lebih banyak daripada gabungan seluruh penyakit mata serius lainnya seperti glaukoma, degenerasi makula, dan retinopati diabetik. Katarak umum terjadi pada orang yang berusia lebih dari 40 tahun dan memengaruhi mayoritas orang berusia lebih dari 60 tahun.

Jika penglihatan Anda kabur atau buram, dan menduga kemungkinan terjadinya katarak, berkonsultasilah dengan dokter spesialis mata.

Fakta 3 : Gejala katarak memburuk secara bertahap

Anda mungkin tidak langsung tahu bahwa sebenarnya menderita katarak. Biasanya gejala pertama adalah penglihatan menjadi kabur atau buram, membuat semua yang Anda lihat tampak agak berkabut.

Pada katarak, umumnya kekaburan ini akan bertambah buruk seiring dengan waktu. Katarak dapat muncul semburat warna kecokelatan atau kekuningan yang mempersulit penderitanya melihat, terutama di malam hari. Anda mungkin menjadi sensitif terhadap cahaya terang. Beberapa orang juga melihat halo (lingkaran cahaya berwarna) di sekeliling cahaya terang, yang dapat mempersulit aktivitas tertentu, seperti mengemudi di malam hari. Gejala lain yang mungkin timbul adalah penglihatan ganda. Pada akhirnya, katarak dapat menyebabkan kebutaan.

Adalah hal yang mudah untuk mengabaikan gejala awal katarak karena sering kali dianggap sebagai kebutuhan akan kacamata baca yang baru. Itulah sebabnya sangat penting untuk mengunjungi dokter mata jika Anda merasakan adanya perubahan pada penglihatan Anda.

Fakta 4 : Bisa berujung kebutaan jika dibiarkan

Jika kasus katarak dibiarkan begitu saja dan tidak segera ditangani, risiko terburuknya bisa terjadi kebutaan. Di dunia, termasuk di Indonesia, katarak menjadi penyebab utama kebutaan. Meski begitu, kebutaan yang disebabkan oleh katarak sifatnya reversibel. Artinya, kebutaan tersebut bisa dicegah dan diatasi.

Fakta 5 : Katarak dapat ditangani secara efektif dan aman dengan pembedahan

Walaupun gejala katarak ringan dapat diatasi dengan kacamata yang lebih tebal atau kacamata yang diresepkan, penanganan definitifnya adalah pembedahan. Pembedahan katarak modern biasanya disarankan karena merupakan prosedur aman dan efektif yang sering dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam.

Pada sebagian besar kasus pembedahan katarak, obat penenang (sedatif) biasanya diberikan untuk membuat Anda lebih relaks. Anda dapat diberi tetes mata atau suntikan mati rasa supaya Anda tidak merasakan apa pun. Dokter Anda akan menghancurkan katarak dengan hati-hati menggunakan ultrasonografi dan terkadang dengan laser sebelum menyedotnya, serta kemudian menanamkan lensa buatan baru.

Anda akan diberi obat tetes mata untuk membantu penyembuhan dan mencegah infeksi. Tergantung pada teknik bedah yang digunakan, mata Anda biasanya akan pulih sepenuhnya setelah 1 – 2 bulan.

Inovasi terbaru mengarah pada perkembangan berbagai desain lensa implan, masing-masing dengan fitur dan manfaat uniknya sendiri. Implan canggih seperti lensa multifokal (trifokal) dan lensa fokus dengan jangkauan lebih luas yang dapat mengoreksi rabun dekat atau jauh, astigmatisme, dan presbiopia sekaligus. Jenis lensa ini memungkinkan pasien mendapat kebebasan melihat yang tinggi.

Cara mencegah katarak

Berita baiknya ternyata ada beberapa cara dan gaya hidup untuk memperlambat terjadinya katarak. Gunakanlah kacamata hitam untuk melindungi mata Anda dari cahaya ultraviolet (UV) yang dapat merusak protein pada lensa mata. Ini cara terbaik menunda terjadinya katarak. Berhenti merokok terdengar tidak ada hubungannya dengan kesehatan mata. Hal ini karena merokok biasanya dikaitkan dengan penyakit paru. Ternyata merokok dapat menimbulkan radikal bebas dan membahayakan sel-sel pada mata. Rokok juga memproduksi racun yang dapat memperburuk bahkan mempercepat terjadinya katarak. Para penderita diabetes memang harus rajin memeriksa kadar gula darahnya, akibatnya mereka menjadi lebih waspada terhadap katarak dibanding orang yang tidak menderita diabetes. Tapi, jangan sampai kelolosan untuk tetap mengecek kadar gula meskipun Anda merasa normal.

Lainnya

Ingin Masa Pensiun kalian Tenang, Kaya dan Bisa Liburan? Berikut Tips-nya !

BY ANDERSON SEBASTIAN

Panduan Memakai Treadmill Bagi Pensiunan

BY PUTRI

Renang, Olahraga Ringan dengan Segudang Manfaat Bagi Lansia

BY PUTRI