whatsapp

OLAHRAGA

5 Manfaat Jalan Kaki Bagi Lansia yang Harus Diketahui

BY PUTRI / 25 Aug 2022

5 Manfaat Jalan Kaki Bagi Lansia yang Harus Diketahui

Berjalan kaki adalah olahraga termurah dengan besar manfaat yang tiada ternilai harganya. Olahraga ini tidak membutuhkan sepatu atau baju olahraga khusus sehingga sangat mudah untuk dilakukan. Oleh sebab itu, banyak orang memilih jenis olahraga aerobik ini.

Menurut dokter Hendry Suhendra, SpOT, berjalan kaki merupakan hal yang baik untuk kesehatan. Sejatinya memang berjalan lebih baik daripada diam ataupun tidak melakukan apa-apa. Sebab beraktivitas menjadi penting untuk menjaga kebugaran jasmani.

“Untuk kesehatan tentu setiap pergerakan lebih baik daripada diam. Sedentary life itu tidak baik, orang yang duduk saja, tidak pernah ada aktivitas. Karena secara umum kita bilang daripada tidur lebih baik duduk, daripada duduk lebih baik berdiri, daripada berdiri lebih baik satu langkah, daripada satu langkah lebih baik banyak langkah, jadi aktivitas itu penting,” tuturnya.

Bagi Anda yang mempunyai anggota keluarga lansia dan ingin menerapkan pola hidup sehat, jenis olahraga ini bisa menjadi rekomendasi. Beberapa manfaat olahraga jalan kaki bagi lansia pun dapat dipertimbangkan untuk membangkitkan niat memulai kebiasaan ini.

Lantas, kira-kira apa saja manfaat olahraga jalan bagi lansia? Yuk, simak ulasannya di sini !

  1. Mencegah stroke

Manfaat berjalan kaki secara tergopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner. Beberapa studi menunjukan hasil yang positif mengenai manfaat dan khasiat melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, karena kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, resiko mereka terserang stroke menurun sampai dua pertiga.

  1. Mencegah serangan jantung

Berjalan kaki dapat menekan resiko serangan jantung, karena otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi secara normal, serta memompakan darah tanpa henti, dengan berjalan kaki secara rutin dan teratur dapat melancarkan dan memperderas aliran darah ke dalam jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup, sehingga dengan rutinnya kita berolahraga jalan kaki bisa mengurangi tekanan darah tinggi menjadi lebih rendah, maka darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah yang biasa menyumbat pembuluh darah bisa berkurang.

  1. Mencegah diabetes

Membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk. Ini berdasarkan study dari National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases.

Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu meminum obat adalah bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara menggerakan badan, obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.

  1. Mencegah osteoporosis

Bergerak badan dan berjalan kaki cepat bukan hanya otot-otot badan saja yang diperkokoh, melainkan tulang-tulang juga demikian. Untuk metabolisme kalsium. bergerak badan diperlukan juga, selain membutuhkan paparan cahaya matahari pagi. Tidak cukup dengan mengandalkan ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Bahkan tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu kurang lebih 15 menit terpapar atau terkena sinar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis. Mereka yang sering menggerakan badan sejak muda dan cukup mengkonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.

  1. Mencegah depresi

Menggerakan badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.

Seperti yang dikutip Soedarno Sastropanoelar dalam jurnal FKIP UNS Surakarta, pelatihan jalan kaki selama 30 sampai 60 menit dengan frekuensi 3 sampai 5 kali seminggu dapat meningkatkan kesegaran kardiorespiratopri kita. Bahkan ada ahli lain yang menyatakan bahwa : “Walking in the best exercise of all”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa olahraga jalan kaki memiliki banyak manfaat dari segi kesehatan dengan syarat olahraga jalan kaki dilakukan dengan benar. Selain itu pada saat melakukan olahraga jalan kaki lanjut usia hanya butuh waktu maksimal 60 menit setiap pagi hari mulai dari jam 06.00 sampai dengan 07.00, olahraga dilakukan setiap pagi karena sinar matahari dapat mencegah osteoporosis.

Itulah sejumlah manfaat jalan kaki setiap hari yang perlu diketahui. Selain rutin berolahraga ringan, lansia juga perlu memastikan kalau segala nutrisi penting yang dibutuhkan tubuhnya terpenuhi dengan baik. Nah, selain dari konsumsi makanan sehat, lansia juga dapat memenuhinya dengan mengonsumsi vitamin atau suplemen kesehatan.

Lainnya

Laundry, Usaha yang Menjanjikan untuk Pensiunan

BY PUTRI

5 Manfaat Jalan Kaki Bagi Lansia yang Harus Diketahui

BY PUTRI

Ini 5 Cara Mudah Untuk Mencegah Stroke

BY PUTRI