whatsapp

OLAHRAGA

Ampuh! Cegah Stroke dengan Senam Ringan Setiap Hari

BY PUTRI / 13 Oct 2022

Ampuh! Cegah Stroke dengan Senam Ringan Setiap Hari

Pensiunan rentan sekali terhadap berbagai jenis penyakit, termasuk penyakit stroke. Penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup pensiunan karena menyebabkan kesulitan mobilisasi. Namun stroke dapat dicegah dengan beragam cara, seperti menghindari makanan yang berlemak atau terlalu asin, menghindari rokok dan rutin berolahraga.  

Olahraga rutin adalah salah satu bagian dari gaya hidup sehat. Sedari kecil, kita sudah diajarkan bahwa berolahraga adalah kunci dari tubuh yang kuat dan jiwa yang sehat. Dengan kata lain, selain meningkatkan mood, olahraga rutin juga adalah kunci untuk angka harapan hidup yang lebih panjang.

Meski begitu, tentu saja ada banyak alasan yang dibuat untuk menghindari olahraga. Padahal, studi terbaru menemukan bahwa olahraga dengan intensitas ringan pun tetap bermanfaat untuk kesehatan hingga mencegah stroke.

Apa itu stroke?

Stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak, bukan oleh sebab yang lain (WHO). Gangguan fungsi syaraf pada stroke disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak non traumatik.

Gangguan syaraf tersebut menimbulkan gejala antara lain: kelumpuhan wajah atau anggota badan, bicara tidak lancar, bicara tidak jelas (pelo), perubahan kesadaran, gangguan penglihatan, dan lain-lain.

Stroke merupakan penyebab disabilitas nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia setelah penyakit jantung iskemik baik di negara maju maupun berkembang.

Stroke dapat dicegah dengan rutin berolahraga ringan

Olahraga ringan dapat menjadi salah satu aktivitas yang dapat menurunkan kondisi yang dapat mengancam jiwa Anda. Dilansir dari Express, berdasarkan dari studi yang diterbitkan dalam Journal of Physiology menemukan bahwa peregangan kaki sederhana dapat membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh.

Penelitian tersebut melibatkan 39 orang sehat yang dibagi menjadi dua kelompok, dimana kelompok pertama melakukan empat jenis peregangan kaki lima kali seminggu, selama 12 minggu dan kelompok kedua tidak melakukan peregangan. Berdasarkan dari hasil penelitian, kelompok yang melakukan peregangan memiliki arteri dengan alrian darah yang lebih baik, cenderung tidak lebih kaku, dan memiliki tekanan darah yang lebih rendah.

Peregangan sendiri difokuskan pada pinggul, lutut dan peregangan kaki. Setiap peregangan dilakukan selama 45 detik dan istirahat 15 detik. Dari penelitian ini, tim percaya bahwa perbaikan fisik tersebut terjadi karena peregangan tubuh bagian bawah yang menyebabkan otot menekan arteri di paha dan kaki. Peregangan tubuh bagian bawah juga dapat memicu pelepasan bahan kimia yang memperluas arteri, memungkinkan aliran darah yang lebih baik. Sedangkan untuk bagian atas, peserta menunjukkan peningkatan serupa di arteri lengan atas mereka. Para peneliti menyimpulkan bahwa bentuk olahraga ringan tersebut dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung, diabetes, dan stroke, yang semuanya terkait dengan berkurangnya aliran darah.

Cegah stroke dengan senam pencegah stroke

Cara mudah mencegah stroke dapat dilakukan dengan rutin beraktivitas fisik, salah satunya senam anti-stroke. Berikut beberapa langkah senam anti-stroke dengan durasi tiga menit:

  1. Atur Pernapasan

Tarik napas, angkat kedua tangan ke atas. Buang napas dan bawa tangan ke arah dada.

  1. Gerakan Leher

Gerakan leher berfungsi meregangkan otot di leher agar lentur dan tidak terjadi penyumbatan.

Caranya, angkat salah satu tangan ke samping. Lipat tangan ke belakang diikuti gerakan kepala dimiringkan ke arah yang berlawanan dengan tangan yang dilipat. Lakukan selama 30 detik. Kembali ke posisi awal dan lakukan arah sebaliknya.

  1. Gerakan Tangan Mengepal

Gerakan ini berfungsi melatih keseimbangan otak kiri dan kanan. Pertama, luruskan kedua tangan ke depan dengan tangan dikepalkan sekencang mungkin. Lalu, kepal tangan di depan selama 2 set, masing-masing 8 hitungan.

Kedua, pindahkan kedua tangan di samping, lalu kepalkan tangan selama 2 set, masing-masing 8 hitungan.

Ketiga, kedua tangan diangkat ke atas lalu kepalkan tangan selama 2 set, masing-masing 8 hitungan.

  1. Gerakan Melatih Jantung

Fungsi dari gerakan ini agar jantung lebih kuat memompa darah. Gerakan pertama, kaitkan jari lalu dorong kedua tangan ke atas dengan kaki dijinjit, lakukan sebanyak 5 hitungan.

Kedua, kaitkan jari lalu dorong ke arah depan selama 5 hitungan. Ketiga, kaitkan kedua tangan dan dorong ke arah belakang dalam 5 hitungan. Selanjutnya, miringkan badan ke arah kanan dan kiri masing-masing 5 hitungan dan rasakan tarikan otot. Terakhir, tangan tetap dikaitkan lalu putar badan ke arah kiri dan kanan selama 5 hitungan.

  1. Gerakan Sebelum Pendinginan

Gerakan ini dilakukan untuk meringankan kerja jantung dengan cara mendorong panggul. Caranya, buka kaki lebih lebar dari panggul, lalu dorong bokong. Lakukan selama 10-15 detik.

  1. Gerakan Melipat Tubuh

Gerakan ini bertujuan untuk pendinginan jantung dan peregangan tubuh bagian belakang. Caranya, regangkan kaki, tangan menyentuh lantai, dan lipat tubuh selama 10-15 detik.

Lakukan senam ini secara rutin setiap hari selama tiga menit untuk membantu menurunkan risiko stroke di kemudian hari. Aktivitas ini bisa dilakukan bersama anggota keluarga lainnya agar pensiunan lebih semangat melakukannya.

Lainnya

5 Alat Bantu Inovatif yang Memudahkan Kehidupan Para Lansia

BY PUTRI

Ingin Buka Usaha Rental Mobil? Ini 5 Tips Memulai Usaha Rental Mobil Untuk Pemula

BY PUTRI

5 Rekomendasi Tempat Wisata Seru yang Cocok untuk Lansia

BY PUTRI