whatsapp

KESEHATAN

Ketahui Ragam Jenis Tes Gula Darah

BY PUTRI / 29 Sep 2022

Ketahui Ragam Jenis Tes Gula Darah

Banyak orang yang salah paham beranggapan bahwa tes gula darah hanya perlu dilakukan oleh para penderita diabetes. Sebenarnya, orang-orang yang tidak memiliki penyakit diabetes juga perlu cek gula darah. Pemeriksaan gula darah penting dilakukan karena memiliki manfaat baik bagi nondiabetes maupun penderita diabetes.

Apa itu tes gula darah?

Tes gula darah adalah pemeriksaan yang dilakukan secara medis dengan tujuan untuk mengetahui kadar gula darah. Tujuan umum dari tindakan tes gula darah adalah mengetahui kadar gula darah di dalam tubuh normal atau tidak.

Mengapa harus tes gula darah?

Karena tes gula darah dapat memberikan informasi yang berguna untuk manajemen diabetes. Tes ini dapat membantu Anda untuk memantau efek obat diabetes pada kadar gula darah, mengidentifikasi kadar gula darah yang tinggi atau rendah, melihat kemajuan Anda dalam menjalankan perawatan, mempelajari bagaimana diet dan olahraga mempengaruhi kadar gula darah dan memahami bagaimana penyakit atau stress mempengaruhi kadar gula darah.

Ragam Jenis Tes Gula Darah

Terkadang orang tak sadar apabila mereka mengalami gejala gula darah tinggi ataupun gula darah rendah. Perlu waktu untuk gejala diabetes muncul. Namun, dokter mungkin dapat mendeteksi kondisi pada tahap awal dengan melakukan berbagai tes medis.

Tes-tes ini dapat mendeteksi berbagai bentuk diabetes, termasuk diabetes tipe 1, tipe 2, dan gestasional.

  1. Tes gula darah sewaktu

Tes gula darah sewaktu dapat dilakukan kapan saja tanpa perlu berpuasa dan tanpa memerhatikan kapan terakhir Anda makan. Tes ini dapat dilakukan untuk memantau kadar gula darah penderita diabetes, atau untuk menilai tinggi-rendahnya kadar gula darah orang yang lemas atau pingsan.

  1. Tes gula darah puasa

Tes gula darah ini mengharuskan Anda untuk berpuasa (biasanya 8 jam) sebelum melakukan tes, agar hasilnya tidak dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Tes gula darah puasa ini umumnya digunakan sebagai tes pertama untuk mendiagnosa penyakit diabetes.

  1. Tes gula darah 2 jam setelah makan (post prandial)

Sepuluh menit setelah makan, kadar gula darah akan mulai mengalami kenaikan dan mencapai puncaknya setelah 2 jam. Setelah 2-3 jam, gula darah akan turun kembali ke kondisi normal.

Tes gula darah post prandial dilakukan 2 jam setelah pasien makan, dan biasanya dikerjakan setelah tes gula darah puasa. Tes ini dapat menggambarkan kemampuan tubuh dalam mengontrol kadar gula dalam darah, yang terkait dengan jumlah serta sensitivitas insulin di dalam tubuh.

  1. Tes hemoglobin A1c (HbA1c)

Tes darah ini dilakukan untuk mengetahui kadar rata-rata gula darah dalam 2-3 bulan terakhir. Tes ini mengukur persentase gula darah yang melekat pada hemoglobin (Hb). Pemeriksaan HbA1c dapat dilakukan untuk mendiagnosis diabetes, serta untuk mengetahui terkontrol atau tidaknya kadar gula darah penderita diabetes.

Jika kadar HbA1C Anda lebih dari 6,5 persen dalam 2 kali pemeriksaan dengan waktu yang berbeda, kemungkinan Anda menderita diabetes atau penyakit diabetes Anda tidak terkontrol. Kadar antara 5,7-6,4 persen mengindikasikan prediabetes, dan di bawah 5,7 persen dianggap normal.

Tes gula darah memang penting untuk mendiagnosis penyakit diabetes. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan tes ini, mengingat ada bermacam-macam jenisnya. Jangan lupa juga untuk melaporkan hasilnya kepada dokter agar bisa dianalisa lebih lanjut.

Lainnya

Luar Biasa ! Inilah Manfaat Buah Apel untuk Pensiunan

BY PUTRI

Ini 5 Cara Mudah Untuk Mencegah Stroke

BY PUTRI

Fakta Menarik Dibalik Foto Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

BY PUTRI