whatsapp

KESEHATAN

Pasti Belum Tahu, Ternyata 5 Tumbuhan Ini Bisa Jadi Obat Ampuh Untuk Diabetes

BY PUTRI / 16 Aug 2022

Pasti Belum Tahu, Ternyata 5 Tumbuhan Ini Bisa Jadi Obat Ampuh Untuk Diabetes

Saat ini, pola gaya hidup yang tidak sehat kerap kali dibiasakan masyarakat, termasuk mengonsumsi asupan gula yang berlebihan. Padahal, kebiasaan ini dapat memicu risiko berbagai penyakit. Salah satunya adalah diabetes.

Kencing manis atau yang bernama resmi diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah tinggi atau gula darah berkadar di atas normal. Penyakit yang berlangsung lama tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada sejumlah organ tubuh, seperti ginjal, saraf, mata, jantung, lapisan kulit, dan pembuluh darah.

Memang, tubuh manusia membutuhkan glukosa sebagai sumber tenaga, bahkan seluruh aktivitas kerja tubuh kita bergantung padanya. Akan tetapi, glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat pasifnya penyerapan sel tubuh dan berlebihnya konsumsi gula akan mengakibatkan risiko penyakit ini.

Biasanya, penanganan penyakit ini berujung pada obat-obatan dan bermacam terapi yang mengeluarkan banyak uang. Ditambah lagi, obat-obatan kimiawi terkadang dapat mengganggu kerja autoimun tubuh orang-orang yang sensitif terhadap obat tertentu.

Meski demikian, penyakit ini dapat dicegah dan diobati, terlebih lagi dengan obat herbal diabetes alami. Apa saja obat herbal diabetes itu? Yuk, simak obat-obatan herbal diabetes berikut ini!

  1. Lidah Buaya

Source : Detik.com

Lidah buaya atau yang banyak dikenal dengan nama aloe vera, adalah salah satu jenis tumbuhan dengan daun berdaging tebal. Tanaman yang satu ini bisa Anda temukan dengan mudah di wilayah Indonesia.

Banyak orang mengenal lidah buaya karena manfaatnya untuk kesehatan kulit. Tapi tak hanya itu lho, lidah buaya ternyata juga membantu memperlambat perkembangan penyakit diabetes.

Sebuah studi di tahun 2016 menemukan bahwa, lidah buaya dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa dan hemoglobin A1C. A1C ini merupakan salah satu tes yang membantu dokter mendiagnosis dan memantau diabetes.

Selain itu, di tahun 2020 ditemukan bukti lain yang mendukung temuan sebelumnya, dimana bukti tersebut menyimpulkan kalau lidah buaya berperan dalam:

  • Meningkatkan kadar insulin dalam tubuh.
  • Meningkatkan kesehatan dan jumlah sel yang ada di pulau pankreas. Pulau pankreas adalah satu daerah di dalam pankreas yang mengandung sel-sel endokrin penghasil hormon.
  • Melindungi tubuh dari penyakit ginjal diabetes, depresi, dan kecemasan berlebih, dengan cara mengurangi stres oksidatif.

Untuk mengonsumsinya, Anda bisa menggunakan lidah buaya dengan menambahkannya ke dalam minuman segar seperti smoothie, dan meminumnya di pagi hari.

Jika Anda tertarik menggunakan lidah buaya untuk mengatasi diabetes, lebih baik untuk membicarakan hal ini dengan dokter yang merawat, agar penggunaannya bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda.

  1. Pare

Source : Hello Sehat

Rasa yang dimiliki tumbuhan satu ini memang tidak mengenakkan bagi sebagian orang. Namun, siapa sangka bahwa pare memiliki sifat antidiabetes yang ampuh mengatasi penyakit glukosa darah berlebih ini.

Kandungan bahan aktifnya dapat mengatasi kondisi tubuh yang tidak sensitif terhadap insulin. Penyebab diabetes akan diatasi dengan kandungan pare yang berupa peptida, alkaloid, charantin, dan vicine. Cara kerja bahan-bahan aktif yang dimiliki pare adalah menstimulan aktivitas pelepasan insulin agar lebih baik lagi sekaligus melawan resistensi insulin yang disebabkan komplikasi diabetes.

  1. Jahe

Source : Aido.id

Jahe adalah ramuan alami yang telah digunakan orang selama ribuan tahun lalu sebagai obat. Kebanyakan orang memanfaatkan jahe sebagai obat untuk mengatasi masalah pencernaan dan peradangan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat menurunkan kadar gula darah dan kadar gula darah selama 3 bulan. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa jahe dianggap dapat membantu mengobati diabetes.

 Anda dapat menjadikan jahe sebagai obat alami diabetes dengan cara diseduh bersama air hangat, menambahkan bubuk jahe ke dalam masakan atau mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

  1. Kayu Manis

Source : Detik.com

Kayu manis adalah bahan alami yang berasal dari kulit pohon. Biasanya kayu manis banyak digunakan untuk makanan yang dipanggang dan beberapa hidangan gurih lainnya. Kayu manis dipilih karena bisa menambahkan rasa manis pada hidangan, sehingga kita bisa mengurangi konsumsi gula.

Sebuah tinjauan di tahun 2010 menemukan beberapa manfaat dari kayu manis, diantaranya meningkatkan sensitivitas insulin, berfungsi sebagai antioksidan, serta membantu menyehatkan sistem pencernaan. Selain itu dalam 16 studi yang dilakukan di tahun 2019, menemukan bukti bahwa kayu manis bisa membantu mengurangi glukosa darah puasa serta resistensi insulin pada orang pradiabetes dan diabetes tipe 2.

Namun manfaat yang dirasakan pada setiap orang tentunya berbeda-beda, karena tergantung dari banyaknya penggunaan kayu manis, respon tubuh saat mengonsumsinya, serta adanya kemungkinan pengaruh obat-obatan lain yang mungkin sedang digunakan.

Untuk mengonsumsinya, Anda bisa menambahkan kayu manis ke dalam makanan yang dipanggang atau sebagai campuran teh. Intinya kayu manis lebih banyak digunakan sebagai pelengkap hidangan.

  1. Fenugreek

Source : Balidirectstore.com

Fenugreek adalah biji yang umumnya tumbuh di wilayah Mediterania. Fenugreek mengandung serat dan bahan kimia yang memperlambat pencernaan karbohidrat dan gula, serta membantu menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes.

Menurut temuan investigasi yang diterbitkan di tahun 2015, orang dengan pradiabetes yang mengonsumsi biji fenugreek bubuk, mengalami penurunan risiko diabetes tipe 2. Biji fenugreek bisa menurunkan risiko timbulnya penyakit diabetes, karena menyebabkan penurunan gula darah akibat kadar insulin yang meningkat.

Anda bisa mengonsumsi biji fenugreek sebagai tambahan dalam menu masakan, atau menggilingnya hingga menjadi bubuk, lalu meminumnya. Selain itu, Anda bisa juga mengonsumsi suplemen yang mengandung fenugreek di dalamnya.

Meskipun obat herbal tersebut dapat membantu mengatasi diabetes, perlu juga dilakukan aktivitas olahraga dan penerapan gaya hidup sehat serta pengecekan rutin dengan dokter.

Rasa manis memang nikmat, namun jangan lupa bahwa kenikmatan butuh diberi porsi agar tidak berlebihan. Apa lagi jika sampai menyebabkan penyakit seperti diabetes melitus. Yuk, terapkan pola makan dan hidup sehat sekarang juga!

Lainnya

Menilik Sejarah Hari Tentara Nasional Indonesia

BY PUTRI

Mengenal Makna Halal Bihalal : Tradisi Silaturahmi Masyarakat Indonesia

BY PUTRI

Bukan Hanya Wortel, Ini 8 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Mata

BY PUTRI