whatsapp

KESEHATAN

Ragam Makanan Sehat Untuk Meningkatkan Kinerja Memori pada Lansia

BY PUTRI / 07 Jun 2022

Ragam Makanan Sehat Untuk Meningkatkan Kinerja Memori pada Lansia

Tidak bisa dipungkiri bahwa seiring bertambahnya usia, fungsi tubuh manusia akan semakin berkurang. Namun, hal ini bukan berarti orang tua Anda tidak memiliki harapan untuk memiliki kehidupan yang aktif dan berkualitas. Pasalnya, dengan pemberian makanan yang bergizi, Anda dapat turut menjaga kesehatan orang tua agar mereka mampu berada di berbagai momen berharga di hidup Anda.

Setelah melakukan penelitian terhadap lebih dari 1.000 orang pria dan wanita, para peneliti dari Institut Nasional Kesehatan dan Gizi di Jepang menemukan para lanjut usia yang rutin mengonsumsi ragam makanan seperti ikan, buah beri dan biji-bijian utuh akan lebih mudah menemukan tempat pemberhentian kendaraan umum. Selain itu, mereka juga dapat membayar tagihan rumah tangga seorang diri. Bahkan, para orang tua itu masih mampu mengunjungi teman-temannya dan bersilahturahmi.

Memilih menu makanan untuk lansia perlu dilakukan dengan seksama. Sebabnya, cara kerja tubuh lansia dalam menyerap nutrisi sudah sedikit berbeda dibanding saat muda.

Berikut ini contoh makanan yang bisa dimasukkan dalam menu makanan untuk orang tua agar kebutuhan gizinya bisa terpenuhi dengan baik:

  1. Ikan

Source : Edumor

Ikan merupakan menu untuk lansia yang bisa diolah berbagai rupa, sesuai kesukaan. Dagingnya yang kaya akan asam lemak omega-3, membuat ikan dapat mencegah terjadinya inflamasi atau peradangan jaringan di tubuh lansia yang bisa memicu kanker, penyakit jantung, hingga radang sendi.

Jenis ikan yang paling kaya akan nutrisi tersebut antara lain adalah tuna, makarel, dan salmon. Namun, jenis ikan lain juga masih bisa memberikan manfaat lain yang baik untuk tubuh, sebab ikan juga bisa menjadi sumber nutrisi lain, seperti protein.

Protein adalah kunci untuk membangun otot yang sangat dibutuhkan untuk melindungi para orang tua agar tidak jatuh dan patah tulang. Terlebih di dalam ikan, terkandung asam lemak omega 3 yang memiliki manfaat seperti mengurangi rasa sakit akibat radang sendi dan mencegah pikun benar-benar diperlukan lansia.

"Menjaga asupan protein yang lebih tinggi, dapat memberikan kontribusi untuk mempertahankan kapasitas fungsional para lansia," kata peneliti dalam Journal of American Geriatrics Society.

Kendati demikian, konsumsi protein juga tidak bisa terlalu banyak. Hal ini berkaitan dengan hasil riset yang menyatakan bahwa konsumsi protein hewani bisa sama mematikannya seperti rokok. Apalagi bila asupan tersebut dikonsumsi usia pertengahan.

  1. Buah Beri

Source : VOI

Beri menyediakan nutrisi lengkap untuk orang yang berusia lebih dari 50 tahun karena kaya akan serat, vitamin C, dan antiinflamasi. Seorang ahli gizi bernama Nancy Farrell Allen mengatakan bahwa serat membantu mengatur berat badan Anda dan melindungi dari penyakit seperti diabetes, penyakit jantung dan kanker. Pria yang berusia 51 tahun ke atas dianjurkan mengonsumsi 30 gram sehari, sementara wanita berusia 50 tahun ke atas dianjurkan mengonsumsi 21 gram sehari.

Buah beri juga bermanfaat untuk otak saat usia mulai menua. Beri mengandung antioksidan kuat sehingga dapat meningkatkan keterampilan motorik dan memori jangka pendek. Sebuah studi dari Universitas Tufts, mengamati pola makan 2.800 orang berusia 50 tahun selama 20 tahun dan menemukan bahwa mereka yang memiliki asupan rendah makanan kaya flavonoid seperti beri, apel dan teh dua sampai empat kali lebih mungkin untuk mengembangkan demensia.

  1. Biji – bijian Utuh

Source : Heartfoundation.org

 Alangkah baiknya kita memahami jenis biji-bijian utuh dan juga manfaat dari biji-bijian utuh terlebih dahulu. Yang disebut biji-bijian utuh berhubungan dengan biji-bijian halus seperti beras olahan dan tepung putih, yang terutama mencakup jagung, millet, oat, soba dan biji-bijian lainnya, serta kacang-kacangan, kacang merah, dan kacang hijau.

Biji-bijian utuh terdiri dari tiga bagian. Dedak yang merupakan lapisan luar yang bergizi. Germ yang merupakan embrio kaya nutrisi dan endosperma sebagai persediaan makanan germ tinggi dalam karbohidrat bertepung.

Dibandingkan dengan biji-bijian halus, biji-bijian utuh mengandung lebih banyak vitamin B1 dan serat makanan. Vitamin B1 dapat meningkatkan pencernaan, meningkatkan nafsu makan dan menjaga fungsi normal sistem saraf.  Selain itu, biji – bijian utuh juga mengandung lemak omega-3 ALA, yang diubah menjadi asam lemak omega-3 EPA dan DHA. Asupan lemak omega-3 secara teratur akan membantu melindungi kinerja otak.

Kandungan karbohidrat yang terdapat dalam biji-bijian utuh relatif rendah, sehingga lebih mudah. memiliki rasa kenyang setelah makan, yang dapat mengurangi asupan kalori. Jadi biji-bijian utuh baik untuk kesehatan.

Secara keseluruhan, memperhatikan apa yang Anda makan dapat memiliki banyak manfaat kesehatan bagi seluruh tubuh Anda termasuk otak dan memori Anda. Bahkan perubahan kecil dapat membuat perbedaan yang besar. Cobalah diet baru atau ganti makanan tertentu dalam makanan harian Anda untuk memberikan kebaikan yang meningkatkan otak.

Lainnya

Cara Menabung yang baik di Masa Pensiun

BY ANDERSON SEBASTIAN

Makna Idul Adha : Mengajarkan Untuk Senantiasa Bersyukur dan Ikhlas

BY PUTRI

Jasa Konsultan, Peluang Bisnis Dengan Omzet Besar

BY PUTRI