whatsapp

KEUANGAN

Fungsi Dana Pensiun untuk Kehidupan Masa Tua

BY PUTRI / 17 May 2022

Fungsi Dana Pensiun untuk Kehidupan Masa Tua

Sebagian orang pasti pernah memikirkan soal dana pensiun. Dana pensiun adalah dana yang ditabung atau telah disimpan oleh seseorang sejak masih produktif atau bekerja. Umumnya, masa produktif itu sendiri berusia 15 hingga 64 tahun. Bisa dibilang, pensiun berarti masa tugasnya telah usai. Fungsi dana pensiun terbilang banyak, sehingga, dana yang terkumpul selama puluhan tahun digunakan saat ia sudah tak bekerja atau telah selesai masa tugasnya.

Pada dasarnya, tujuan memiliki dana pensiun adalah agar kita mandiri secara keuangan di masa tua. Bisa dibayangkan, apa yang terjadi jika di masa pensiun nanti, kita sudah tidak lagi memiliki sumber pendapatan tetap yang biasanya akan kita terima setiap bulan. Di sisi lain, anak-anak juga sudah berkeluarga dan tentunya fokus pada biaya hidup keluarga mereka dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Di samping itu, akan muncul beberapa risiko yang bisa saja kita alami di masa tua nanti.

Mempersiapkan dana untuk hari tua adalah hal yang sangat penting. Lebih cepat dimulai, maka lebih baik. Namun, seberapa penting dana pensiun itu sendiri? Dan apa fungsi dari dana pensiun? Berikut kami akan jelaskan secara rinci terkait dana pensiun.

Apa Itu Dana Pensiun

Umumnya, dana pensiun adalah sebuah dana yang dikumpulkan oleh perusahaan yang merupakan hak seorang pensiunan dari sebuah perusahaan tempat dimana ia pernah bekerja. Dana pensiun biasanya berupa uang yang dapat diambil setiap bulannya atau diambil sekaligus pada saat seseorang memasuki masa pensiun, tergantung dari kebijakan dalam suatu perusahaan.

Di sisi lain, dana pensiun adalah lembaga keuangan nonbank yang menyelenggarakan program pensiun. Dana pensiun bisa didirikan oleh perusahaan, lembaga sosial, atau orang perorangan yang mempekerjakan karyawan. Dana pensiun juga merupakan badan hukum dengan manajemen, kegiatan operasional dan kekayaan yang terpisah dari pendirinya. Dana pensiun berperan untuk mengumpulkan dan mengelola dana untuk pemenuhan pembayaran manfaat pensiun bagi peserta program pensiun.

Saat ini, masih banyak yang berpendapat bahwa program dana pensiun hanya dapat dinikmati oleh pegawai negeri dan perusahaan BUMN. Namun, sejak ditetapkannya Undang-undang Dana Pensiun pada tahun 1992, siapapun dapat memiliki program pensiun.

Peraturan Pemerintah terkait  Dana Pensiun

Dana pensiun telah diatur dan ditetapkan oleh pemerintah. Tak hanya itu, dana pensiun juga telah dinaungi oleh beberapa regulasi, Undang-Undang yang mengatur mengenai Dana Pensiun ini ada 3 yaitu:

  • Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 167 dan Pasal 156 ayat 4.

Bila pengusaha telah mengikutkan pekerja pada program pensiun yang iurannya dibayar penuh oleh pengusaha, maka pekerja tidak berhak mendapatkan:

  1. uang pesangon sesuai ketentuan Pasal 156 ayat 2;
  2. uang penghargaan masa kerja sesuai ketentuan Pasal 156 ayat 3.

Namun tetap berhak atas uang penggantian hak dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Bila besarnya jaminan atau manfaat pensiun yang diterima oleh pekerja sekaligus dalam program pensiun yang didaftarkan oleh pengusaha ternyata lebih kecil daripada jumlah 2 kali uang pesangon dan 1 kali uang penghargaan masa kerja, maka selisihnya dibayar oleh pengusaha.
  2. Bila pengusaha telah mengikutsertakan pekerja/buruh dalam program pensiun yang iurannya/preminya dibayar oleh pengusaha dan pekerja/buruh, maka pekerja/buruh tetap dapat memperoleh uang pesangon dari selisih uang pensiun yang didapat dari premi/iuran yang dibayarkan oleh pengusaha.
  3. Bila pengusaha tidak mengikutsertakan pekerja/buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja karena usia pensiun pada program pensiun maka pengusaha wajib memberikan kepada pekerja/buruh yaitu, uang pesangon sebesar 2 (dua) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2), uang penghargaan masa kerja 1 (satu) kali ketentuan Pasal 156 ayat (3), dan uang penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (4).
  • Undang-undang No. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja

Jamsostek merupakan BUMN yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola uang jaminan hari tua, yang dikelola berdasarkan mekanisme dana/tabungan wajib untuk pekerja formal di sektor swasta. Hal ini diatur dalam pasal 14 UU No.3/1992 dimana salah satunya menegaskan tentang Jaminan Hari Tua bisa dibayarkan sekaligus, atau secara berkala kepada seorang pekerja ketika ia telah mencapai usia 55 (lima puluh lima) tahun dan ia dinyatakan cacat tetap total oleh dokter” (pasal 14 ayat 1 UU No.3/1992).

Jika tenaga kerja meninggal dunia, jaminan hari tua dibayarkan kepada janda/duda atau anak yatim piatu dari pekerja.

  • Undang-undang No. 11 tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai (Pegawai Negeri Sipil) dan Pensiun Janda/Duda Pegawai

Undang-Undang No 11 tahun 1969 mengatur jaminan hari tua bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan santunan kematian bagi keluarga mereka dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Pensiunan PNS dan anggota militer berhak mendapatkan tunjangan pensiun bulanan dan tunjangan hari tua yang dibayarkan sekaligus setelah mencapai usia pensiun.
  2. Tunjangan pensiun bulanan besarnya 2,5% dari gaji bulanan terakhir dikalikan dengan jumlah tahun pengabdian, sampai maksimum 80%.
  3. Jumlah keseluruhan jaminan hari tua merupakan perkalian jumlah tahun pengabdian, gaji akhir, dan 0,6 (faktor pengali yang ditentukan oleh Menteri Keuangan).

Fungsi Dana Pensiun

Bisa Melakukan Pensiun Dini

Ada dua hal yang perlu diatur mengenai pensiun dini yaitu kapan seorang pekerja harus pensiun dan batas usia pensiun itu sendiri. Terkait hal ini, ada 2 peraturan yang telah ditetapkan, antara lain:

UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

UU ini tidak mengatur waktu yang tepat untuk pensiun dan berapa Batas Usia Pensiun (BUP) untuk pekerja sektor swasta.

Pasal 167 ayat 1 UU Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa salah satu alasan pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah karena pekerja telah memasuki usia pensiun.

Tidak diatur secara jelas dan tegas pada usia berapa batas usia pensiun berlaku.

Penentuan BUP merupakan kebijakan masing-masing pihak untuk menyepakati dan menentukannya.

UU No.11 tahun 1992 mengenai Dana Pensiun

Mengatur mengenai hak manfaat pensiun normal dan wajib, juga mengatur mengenai hak atas manfaat pensiun dipercepat dan manfaat pensiun ditunda serta manfaat pensiun cacat.

UU Dana Pensiun dikenal adanya semacam “program pensiun dini” dengan hak memperoleh manfaat pensiun dipercepat, manfaat pensiun ditunda atau manfaat pensiun cacat sesuai dengan konteksnya.

Hidup Menjadi Lebih Tenang di Masa Pensiun

Semua orang pasti menginginkan masa pensiun yang sejahtera. Pensiun dari pekerjaan merupakan keputusan terpenting yang harus dipertimbangkan dan dipikirkan secara matang. Memasuki usia pensiun nantinya, maka ketika masi produktif merupakan waktu yang tepat untuk melakukan persiapan keuangan. Melakukan sejumlah persiapan menuju pensiun merupakan perencanaan keuangan yang paling penting bagi setiap pekerja. Sehingga, tidak heran jika di masa pensiun nanti hidup menjadi lebih tenang, sebab Anda sudah mempersiapkannya sejak dini.

Tidak Perlu Khawatir Membebani Anak dan Cucu

Setiap orang dan profesi memiliki perbedaan batas usia pensiun, namun rata-rata pekerjaan menetapkan usia pensiun di antara 55-60 tahun. Perlu diketahui, pensiun nyatanya juga memiliki persepsi yang berbeda-beda bagi setiap orang, ada yang ingin tetap bekerja atau berwirausaha meskipun sudah memasuki masa pensiun, namun ada juga yang ingin menikmati hasil kerja keras selama ini dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga.

Jika memang sudah memikirkan dengan matang soal pensiun, target menjadi sangat penting untuk kamu yang ingin memiliki kondisi siap pensiun. Apabila target itu telah tercapai maka Anda tidak perlu lagi khawatir akan membebani anak dan cucu Anda.

Bisa Memberikan Warisan untuk Keluarga Selanjutnya

Penting untuk dipikirkan adalah adanya tabungan pensiun. Sebab, dengan adanya tabungan pensiun, maka bisa menjadi warisan untuk keluarga nantinya. Hal ini yang pastinya didamba-dambakan oleh banyak orang. Tak heran, jika saat masih bekerja, mereka berlomba-lomba untuk mengumpulkan tabungan pensiun demi masa tua yang aman dan tenang.

Apabila nantinya terjadi hal-hal yang bisa mempengaruhi keuangan saat pensiun akibat kesehatan atau kekurangan modal usaha pasca pensiun, Anda sudah tidak perlu khawatir karena kami punya solusinya. Kredit Pensiun hadir sebagai mitra setia para pensiunan di tanah air dan memiliki program kredit yang menawarkan kemudahan dalam merealisasikan kebutuhan. Para pensiunan dapat memperoleh bantuan fasilitas kredit hingga maksimal Rp500 juta dengan tenor pengembalian hingga 15 tahun. Pengajuan kredit pensiun di Kreditpensiun.com tentu lebih mudah, cepat dan bisa dilakukan dimana saja. Kamu bisa mencari informasinya lebih lanjut di Kredit Pensiun App atau mengunjungi laman kreditpensiun.com.

Lainnya

Menarik! Ide Bisnis Ternak Lele Bioflok yang Menguntungkan untuk Pensiunan!

BY ANDERSON SEBASTIAN

Inilah Gerakan mudah yang dapat memperkuat Tulang untuk Mencegah Osteoporosis

BY ANDERSON SEBASTIAN

Pentingnya Menyiapkan Dana Pensiun Sejak Dini

BY ANDERSON SEBASTIAN